Simulasikan angsuran pinjaman Anda
Isi plafon, tenor, dan suku bunga — pilih satu metode untuk hasil utama, tabel perbandingan ketiganya muncul otomatis.
Perbandingan ketiga metode
Yang gratis vs PRO — bedanya di mana?
Kalkulator di atas gratis selamanya untuk simulasi cepat. Kalau kebutuhan Anda lebih dari itu, ada jalur naik yang jelas:
✓ Gratis — halaman ini
- Simulasi cepat 1 pinjaman per hitungan
- Tabel perbandingan flat vs efektif vs anuitas
- Di browser, tanpa daftar, data tidak disimpan
- Penjelasan metode + struktur KPR fixed–floating
PRO — $9 sekali bayar
- Kelola 30 SKU dalam satu file tersimpan
- Peringatan rugi otomatis per SKU + rekap bulanan
- Tabel tarif 4 marketplace 2026 siap pakai
- File Excel offline, bisa dibuka di Google Sheets
- Jika Anda juga berjualan di marketplace, PRO menghitung laba per pesanan setelah semua potongan
📖 Baca juga: Kalkulator Bunga Deposito — hitung bunga bersih tabungan/deposito Anda setelah PPh final 20%, lengkap dengan batas Rp7,5 juta.
Cara menghitung bunga KPR
Bank di Indonesia memakai tiga metode perhitungan bunga. Rumusnya berbeda, dan perbedaannya menentukan berapa ratus juta rupiah yang Anda bayar selama tenor. Berikut ketiganya:
1. Bunga flat
Angsuran/bln = (Pokok + bunga total) ÷ jumlah bulan
Flat adalah metode paling sederhana: bunga dihitung dari pokok awal untuk seluruh tenor, lalu dibagi rata. Angsurannya tetap setiap bulan — enak di awal karena ringan, tetapi total bunganya paling besar karena Anda membayar bunga seolah pokok tidak pernah berkurang. Metode ini umum dipakai untuk kredit kendaraan, KTA, dan pembiayaan multiguna, bukan untuk KPR.
2. Bunga efektif (sliding rate)
Pada metode efektif, bunga setiap bulan dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar. Pokok yang dicicil tiap bulan sama (pokok ÷ n), tetapi bunganya menyusut seiring pokok berkurang — sehingga angsuran menurun dari bulan ke bulan. Total bunganya paling kecil dari ketiga metode, namun angsuran awalnya paling besar.
3. Bunga anuitas
Anuitas juga menghitung bunga dari sisa pokok, tetapi angsurannya dirumuskan tetap setiap bulan. Komposisinya bergeser: di awal angsuran didominasi bunga, di akhir didominasi pokok. Inilah metode yang dipakai untuk KPR di Indonesia — kombinasi angsuran yang bisa diprediksi dengan perhitungan bunga yang adil dari sisa pokok.
Kesimpulannya: bandingkan selalu total bunga, bukan cuma suku bunganya. Dua penawaran dengan angka "8%" yang sama bisa berbeda ratusan juta rupiah hanya karena metodenya berbeda.
Acuan metode & struktur KPR (Oktober 2026)
Tabel berikut merangkum perbedaan ketiganya dalam satu pandangan. Setelah itu, ada satu hal lagi yang wajib Anda pahami sebelum menandatangani: struktur fixed–floating khas KPR.
| Aspek | Flat | Efektif | Anuitas |
|---|---|---|---|
| Dasar hitung bunga | Pokok awal | Sisa pokok | Sisa pokok |
| Angsuran per bulan | Tetap | Menurun | Tetap |
| Total bunga | Paling besar | Paling kecil | Di tengah |
| Umum dipakai untuk | Kendaraan, KTA, multiguna | Kredit usaha/investasi | KPR |
Struktur khas KPR: fixed dulu, lalu floating
Sebagian besar KPR di Indonesia memakai struktur dua tahap. Tahap pertama adalah masa fixed rate — suku bunga tetap, biasanya 1–3 tahun pertama (inilah "promo bunga 5%" yang sering diiklankan). Tahap kedua adalah floating rate — suku bunga mengambang mengikuti acuan bank (misalnya BI-Rate ditambah margin bank). Begitu masa fixed berakhir, angsuran Anda bisa naik mengikuti pergerakan suku bunga acuan.
Di sinilah banyak nasabah kaget: angsuran yang awalnya nyaman tiba-tiba naik jutaan rupiah. Karena itu kalkulator ini menghitung satu skenario suku bunga — gunakan untuk membandingkan metode, lalu tanyakan ke bank penyalur: berapa lama masa fixed-nya, berapa floating rate saat ini, dan bagaimana mekanisme penyesuaiannya.
OJK mewajibkan bank mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) secara transparan sebagai acuan. Suku bunga yang Anda terima pada dasarnya adalah SBDK ditambah premi risiko sesuai profil Anda — jadi angka "promo" di brosur bukan satu-satunya angka yang penting.
Contoh perhitungan
Ambil satu skenario konkret agar perbedaannya terasa: pinjaman Rp500.000.000, suku bunga 8% per tahun, tenor 10 tahun (120 bulan).
- Flat: bunga total = Rp500 juta × 8% × 10 = Rp400.000.000. Angsuran = (Rp500 juta + Rp400 juta) ÷ 120 = Rp7.500.000/bulan tetap. Total bayar Rp900.000.000.
- Efektif: cicilan pokok Rp500 juta ÷ 120 = Rp4.166.667/bulan. Bunga bulan pertama = Rp500 juta × 8% ÷ 12 = Rp3.333.333, jadi angsuran pertama Rp7.500.000; bunga bulan terakhir hanya Rp27.778, angsuran terakhir ≈ Rp4.194.445. Total bunga ≈ Rp201.666.667, total bayar ≈ Rp701.666.667.
- Anuitas: angsuran tetap ≈ Rp6.066.380/bulan. Total bayar ≈ Rp727.965.566, total bunga ≈ Rp227.965.566.
Perhatikan: suku bunganya sama-sama 8%, tetapi total bunganya berbeda hampir 2× lipat antara flat (Rp400 juta) dan efektif (Rp201,67 juta). Anuitas — metode KPR — duduk di tengah dengan Rp227,97 juta. Inilah alasan kalkulator ini menampilkan perbandingan ketiganya: keputusan kredit yang baik dibuat dari total biaya, bukan dari brosur.
Kesalahan umum saat membandingkan kredit
1. Hanya membandingkan angsuran bulanan. Angsuran flat terlihat ringan, tetapi total bunganya bisa 2× lipat dari anuitas. Selalu tanya: "total yang saya bayar selama tenor berapa?"
2. Mengira "8% flat = 8% efektif". Angka persennya sama, ekonominya beda jauh. Efektif 8% jauh lebih murah dari flat 8% karena bunga hanya dihitung dari sisa pokok.
3. Lupa masa fixed akan berakhir. Promo "bunga 5% fixed 1 tahun" yang berubah menjadi floating 9% bisa menaikkan angsuran secara signifikan. Simulasikan skenario floating dengan memasukkan suku bunga yang lebih tinggi di kalkulator ini.
4. Tidak menanyakan metodenya. Brosur jarang menulis "flat" atau "anuitas" dengan jelas. Tanyakan langsung ke marketing bank sebelum akad — itu hak Anda, dan jawabannya menentukan ratusan juta rupiah.
Kapan yang gratis cukup, kapan butuh PRO?
Cukup pakai kalkulator gratis ini kalau Anda: membandingkan penawaran KPR dari 2–3 bank, memahami perbedaan flat/efektif/anuitas sebelum akad, atau mensimulasikan dampak kenaikan floating rate.
Pertimbangkan PRO ($9 sekali bayar) kalau Anda: mengelola belasan–puluhan SKU dan tidak sempat hitung satu per satu, butuh peringatan otomatis saat ada SKU yang rugi, ingin rekap laba bulanan seluruh toko dalam satu file, atau butuh tabel tarif 4 marketplace 2026 yang siap pakai tanpa buka-buka Seller Centre. Bedanya bukan "fitur yang disembunyikan" — kalkulator gratis ini tidak dikebiri, PRO hanya untuk skala yang lebih besar.