KALKULATOR GRATIS

Kalkulator Diskon & Promo

Diskon 20% + 10% itu 28%, bukan 30%. Tambah voucher toko, voucher platform, dan cashback — hitung berapa yang benar-benar Anda bayar sebelum checkout.

✓ 100% gratis✓ Tanpa daftar✓ Data tidak dikirim ke mana pun
Hitung harga bayar ↓

Hitung harga setelah semua promo

Isi harga awal, diskon berlapis, voucher potongan, dan cashback — kalkulator menerapkan urutan yang benar.

Rp
%
%
Kosongkan/0 jika hanya ada satu diskon. Diskon berlapis dihitung berurutan, bukan dijumlahkan.
Rp
Voucher toko maupun voucher platform — keduanya memotong harga bayar dan bisa dipakai bersamaan (stacking).
%
Cashback dihitung dari harga bayar dan ditampilkan sebagai informasi — ia diterima belakangan, bukan memotong harga sekarang.
HARGA BAYAR–
TOTAL HEMAT (RP)–
TOTAL HEMAT (%)–
CASHBACK (INFO)–

Yang gratis vs PRO — bedanya di mana?

Kalkulator di atas gratis selamanya untuk hitung cepat. Kalau kebutuhan Anda lebih dari itu, ada jalur naik yang jelas:

✓ Gratis — halaman ini

  • Hitung cepat 1 transaksi per hitungan
  • Diskon ganda berurutan + voucher + cashback
  • Di browser, tanpa daftar, data tidak disimpan
  • Istilah promo sesuai marketplace resmi

PRO — $9 sekali bayar

  • Kelola 30 SKU dalam satu file tersimpan
  • Peringatan rugi otomatis per SKU + rekap bulanan
  • Tabel tarif 4 marketplace 2026 siap pakai
  • File Excel offline, bisa dibuka di Google Sheets
  • Jika Anda juga berjualan di marketplace, PRO menghitung laba per pesanan setelah semua potongan
Lihat Kalkulator Laba PRO →

📖 Baca juga: Kalkulator Margin Marketplace — dari sisi penjual: hitung laba bersih per pesanan setelah biaya admin, biaya proses, dan PPh 22 0,5%.

Cara menghitung diskon berlapis

Ini aturan emas yang paling sering dilanggar: diskon berlapis dihitung berurutan (dikalikan), bukan dijumlahkan. "Diskon 20% + 10%" bukan 30% — melainkan 28%.

Harga bayar = Harga × (1 − d1) × (1 − d2) − voucher
Cashback ≈ cashback% × harga bayar (informasi, diterima belakangan)

Cara kerjanya langkah per langkah: harga awal didiskon persentase pertama, hasilnya didiskon persentase kedua, baru kemudian voucher (potongan nominal rupiah) dikurangkan. Urutan ini penting karena voucher dihitung dari harga yang sudah didiskon — bukan dari harga awal. Cashback dihitung terakhir dari harga bayar, dan ditampilkan terpisah karena sifatnya berbeda: ia tidak mengurangi yang Anda bayar hari ini, melainkan dikembalikan belakangan sebagai koin/poin setelah syarat promo terpenuhi.

Contoh mentalnya: harga Rp200.000 didiskon 20% menjadi Rp160.000. Diskon 10% berikutnya dihitung dari Rp160.000 (bukan dari Rp200.000), menjadi Rp144.000. Rumus cepatnya: (1 − 0,20) × (1 − 0,10) = 0,72, jadi Anda membayar 72% dari harga awal — hemat 28%, bukan 30%. Selisih 2% terlihat kecil, tetapi pada promo besar (misal 50% + 30% = 65%, bukan 80%) selisihnya sangat terasa.

Acuan istilah promo marketplace (Oktober 2026)

Marketplace Indonesia memakai istilah yang baku. Memahaminya mencegah salah hitung — terutama perbedaan voucher dan cashback:

IstilahArtinyaEfek ke harga bayar
Diskon / potongan hargaPengurangan % langsung pada harga produkLangsung mengurangi
Voucher tokoDiterbitkan penjual, berlaku di tokonyaLangsung mengurangi
Voucher platformDiterbitkan marketplace, berlaku lintas tokoLangsung mengurangi
CashbackDikembalikan belakangan sebagai koin/poinTidak mengurangi harga bayar
Minimum transaksiSyarat nilai belanja agar voucher bisa dipakaiSyarat, bukan potongan
StackingVoucher toko + voucher platform dipakai bersamaanKeduanya mengurangi

Dua hal yang wajib dicek sebelum klaim voucher: minimum transaksi dan masa berlaku. Voucher Rp25.000 dengan minimum belanja Rp100.000 tidak bisa dipakai untuk belanja Rp80.000 — berapa pun besar potongannya, syaratnya harus terpenuhi saat checkout. Dan klaim voucher saja tidak cukup: voucher yang sudah diklaim tetap harus Anda pilih/pasang di halaman checkout agar potongannya aktif.

Contoh perhitungan

Barang seharga Rp200.000, diskon toko 20%, diskon platform 10%, voucher Rp10.000, cashback 5%:

Bandingkan dengan cara salah: kalau diskonnya dijumlahkan (20% + 10% = 30%), harganya "Rp130.000" — selisih Rp4.000 dari hasil yang benar. Pada barang jutaan rupiah dengan diskon besar, selisih cara salah vs cara benar bisa puluhan ribu rupiah.

Kesalahan umum saat menghitung promo

1. Menjumlahkan diskon. 20% + 10% = 28%, bukan 30%. Semakin besar diskonnya, semakin besar selisihnya — 50% + 30% itu 65%, bukan 80%.

2. Menghitung voucher dari harga awal. Voucher Rp10.000 dipotong dari harga setelah diskon (Rp144.000), bukan dari Rp200.000. Urutannya: diskon dulu, voucher kemudian.

3. Mengabaikan minimum transaksi. Voucher besar biasanya punya syarat belanja minimum. Cek syaratnya sebelum mengandalkan potongan itu dalam anggaran Anda.

4. Menghitung cashback sebagai potongan harga. Cashback 5% bukan berarti Anda membayar 5% lebih murah hari ini — ia kembali belakangan sebagai koin/poin dengan syarat dan masa berlaku sendiri. Jangan kurangkan dari harga bayar.

Kapan yang gratis cukup, kapan butuh PRO?

Cukup pakai kalkulator gratis ini kalau Anda: membandingkan promo sebelum checkout, memverifikasi "hemat 33%" yang diklaim banner, atau mengajari tim/keluarga cara membaca promo marketplace.

Pertimbangkan PRO ($9 sekali bayar) kalau Anda: berjualan dan mengelola belasan–puluhan SKU, butuh peringatan otomatis saat ada SKU yang rugi, ingin rekap laba bulanan seluruh toko dalam satu file, atau butuh tabel tarif 4 marketplace 2026 yang siap pakai. Bedanya bukan "fitur yang disembunyikan" — kalkulator gratis ini tidak dikebiri, PRO hanya untuk skala yang lebih besar.

Pertanyaan umum

Diskon 20% + 10% sama dengan diskon 30%?
Tidak. Diskon ganda dihitung berurutan (dikalikan), bukan dijumlahkan. Harga Rp200.000 didiskon 20% menjadi Rp160.000, lalu didiskon 10% lagi menjadi Rp144.000 — total hemat Rp56.000 atau 28%, bukan 30%. Selisihnya kecil untuk angka kecil, tetapi besar untuk promo besar.
Apa beda voucher toko, voucher platform, dan cashback?
Voucher toko diterbitkan penjual dan hanya berlaku di tokonya. Voucher platform diterbitkan marketplace (misal Shopee) dan berlaku lintas toko sesuai syarat. Keduanya langsung memotong harga bayar dan umumnya bisa dipakai bersamaan (stacking). Cashback berbeda: ia tidak memotong harga bayar, melainkan dikembalikan belakangan sebagai koin/poin setelah syarat terpenuhi.
Apa itu minimum transaksi pada voucher?
Minimum transaksi (min. belanja) adalah syarat nilai belanja agar voucher bisa dipakai. Voucher Rp10.000 dengan min. belanja Rp50.000 hanya bisa dipakai jika total belanja Anda minimal Rp50.000 — klaim voucher saja tidak cukup, syaratnya harus terpenuhi saat checkout.
Cashback dihitung dari harga sebelum atau sesudah diskon?
Umumnya dari harga bayar setelah diskon dan voucher, sesuai syarat tiap promo. Kalkulator ini menghitung cashback dari harga bayar sebagai estimasi — dan menampilkannya sebagai informasi terpisah karena cashback diterima belakangan, bukan memotong yang Anda bayar sekarang.
Apa bedanya kalkulator gratis ini dengan PRO $9?
Kalkulator gratis ini untuk hitung cepat satu transaksi belanja di browser: diskon ganda, voucher, dan cashback. PRO ($9 sekali bayar) adalah template Excel untuk penjual — mengelola hingga 30 SKU sekaligus, dengan peringatan rugi otomatis, rekap laba bulanan seluruh toko, tabel acuan tarif 4 marketplace 2026, dan bisa dipakai offline.
Apakah data yang saya masukkan disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser Anda — tidak ada data yang dikirim ke server, tidak perlu daftar, tidak ada iklan.
Catatan: Urutan penerapan promo mengikuti praktik umum marketplace per Oktober 2026 — syarat tiap voucher/cashback (minimum transaksi, masa berlaku, kuota) mengikuti ketentuan promo masing-masing. Halaman ini bersifat estimasi, bukan nasihat keuangan profesional.